Schalke Mengalahkan The Citizens Dapatkan Holger Badstuber

Schalke telah mengalahkan Manchester City di dalam perebutan bek andalan milik Bayern Munich, Holger Badstuber, yang kini telah kembali fit usai cedera.

Pemain sepakbola dengan bakat yang cukup menakjubkan, Holger Badstuber telah resmi untuk dipinjamkan ke Schalke. Artinya, Manchester City telah gagal untuk mendapatkan servisnya. Hanya saja, dalam hal ini Carlo Ancelotti tidak akan pernah menjual Holger Badstuber. Sebaliknya, ia hanya akan menjadikan pemain berusia 27 tahun tersebut hanya sebagai pemain pinjaman saja. Entah apa alasannya, tapi ada cukup banyak alasan kenapa pemain tersebut hanya dilepas sebagai pinjaman saja.

Schalke Menangkan Pertaruhan Atas The Citizens 

Schalke telah setuju untuk menandatangani Holger Badstuber sebagai pemain pinjaman untuk sisa musim ini setelah Bayern Munich mengatakan secara resmi jika sang bek tidak akan dijual. Sebelumnya, Schalke dilaporkan bersaing dengan Manchester City dan Swansea untuk bisa mendatangkan bek asal Jerman tersebut. Schalke kemudian mengatakan jika kesepakatan mgmcash88 telah dilakukan pada hari Selasa awal tahun 2017 ini dan saat ini sedang menunggu proses penyelesaian medis.

Ya, Pep Guardiola mengatakan ia sangat tertarik untuk bisa mendapatkan servis Badstuber sebagai pilihan bek yang tepat untuk pertahanan The Citizens jika sang bek bersedia. Sedangkan Swansea dikaitkan dengan Badstuber setelah Paul Clement meninggalkan Bayern untuk mengambil alih sebagai manajer Swansea.

Sebelumnya bos Bayern, Carlo Ancelotti berbicara dari kamp latihan musim dingin Bayern di Doha. Ia mengatakan jika Badstuber bisa saja pindah dari Munich tapi statusnya tidak boleh permanen. Artinya, sang bek tidak akan dijual namun hanya sebatas pinjaman semata. Hal ini memastikan jika sang bek akan kembali bersama Bayern usai kontrak dengan Schalke selesai.

Ancelotti Tegaskan Status Badstuber Pinjaman

Ancelotti mengatakan; “Saya mengatakan jika ia memutuskan untuk pergi karena ia ingin bermain kita bisa berurusan dengannya selama enam bulan”. Dia menambahkan “Kita bisa berbicara tentang hal ini dengan dia. Tidak ada kesempatan dimana dia akan dijual. Ide klub adalah untuk memperbaharui kontrak. Jika dia ingin pergi untuk bermain, dia akan pergi dengan status pinjaman.”

Sebelumnya, pemain berusia 27 tahun itu hanya bermain selama 28 menit untuk Bayern yang memimpin klasemen Bundesliga sejak Oktober 2016 lalu. Selebihnya, ia duduk di enam pertandingan liga terakhir mereka, dan telah itu memperlihatkan dengan jelas jika dirinya ingin lebih banyak berada di dalam arena pertandingan daripada hanya sekedar duduk menonton.

Hal ini bisa dimengerti mengingat Badstuber telah jatuh dari puncak kesuksesan walau berada di bawah asuhan Ancelotti. Ini dikarenakan dirinya mengalami banyak cedera dalam empat tahun terakhir, termasuk cedera lutut. Cedera yang ia alami memaksa dirinya untuk berhenti hingga waktu yang cukup lama. Namun, tak dapat dipungkiri jika skills yang ia miliki sangat mengesankan dan dibutuhkan oleh Bayern.

Dia telah memenangi gelar terakhir dari 31 caps-nya untuk Jerman pada Maret 2015, tetapi ia merupakan pilihan bek tengah keempat Bayern di skuad yang bertabur bintang tersebut dan berada di belakang Mats Hummels, Jerome Boateng (yang saat ini sedang cedera), dan Javi Martinez.

Ketua Bayern, Karl-Heinz Rummenigge mengatakan; “Holger layak untuk bermain. Dia sudah terluka begitu sering tapi sekarang dia sudah fit kembali secara fisik dan ingin bermain lebih banyak di pertandingan”. “Itu sebabnya dia meminta kami untuk memungkinkan dia untuk dipinjamkan keluar ke Schalke, dan kami dengan senang hati sepakat. Kami berharap Holger akan mendapatkan banyak waktu bermain togel online dalam beberapa bulan mendatang,” tandasnya.

Bukan Tim Terbaik, Portugal Era CR7 Tetap Dikenang Sejarah

Meskipun Timnas Portugal era Cristiano Ronaldo bukanlah Timnas Portugal terbaik, tapi mereka akan selalu dikenang oleh sejarah karena prestasi gemilangnya.

Menurut mantan winger Manchester United yakni Nani jika Timnas Portugal saat ini atau di era Cristiano Ronaldo bukan merupakan timnas Portugal yang terbaik di sepanjang sejarah tim. Namun, walau demikian, Selecao yang telah menjuarai Euro 2016 akan tetap dikenang agen bola di dalam buku sejarah timnas. Gelar Euro 2016 sendiri merupakan gelar internasional yang pertama bagi negara Portugal. Inilah yang membuat timnas Portugal era CR7 ini akan selalu dikenang oleh masyarakat Portugal.

Lebih Dari Sensasi Kemenangan Piala Eropa

Tahun 2016 menjadi tahun yang berharga bagi Timnas Portugal dan seluruh masyarakat Portugal pada umumnya. Bagaimana tidak, mereka telah membawa gelar klub juara di Piala Eropa. Sensasi kemenangan ini tidak bisa dianggap biasa. Apalagi, mengingat di babak penyisihan grup, Timnas Portugal hanya lolos sebagai peringkat ketiga terbaik. Walau demikian, anak-anak Fernando Santos tidak minder dan terus berusaha untuk maju. Mereka terus bergerak dan bertarung mati-matian.

Hasilnya sangat menggembirakan. Di partai puncak, mereka berhasil menggulingkan sang tuan rumah, Prancis dengan skor tipis 1 – 0. Tentunya, ini merupakan lebih dari sekedar hanya kemenangan semata melainkan juga kebanggaan dan tentunya merupakan prestasi yang luar biasa. Ya, walaupun Portugal dianggap masih memiliki kelas di bawah Belgia, Prancis, Jerman, Spanyol dan Italia mesikpun memiliki bomber tersubur dari Real Madrid, Cristiano Ronaldo, pada kenyataannya Portugal telah berhasil merubah khayalan menjadi kenyataan.

Bagi Nani yang merupakan winger, ia juga mengungkapkan hal yang sama. Ia mengakui jika ia dkk di Timnas Portugal bukan merupakan tim yang terbaik di sepanjang sejarah Portugal. Menurutnya, ada era lain dimana Timnas memiliki banyak pemain yang jauh lebih baik. Akan tetapi, nyatanya mereka yang telah memenangkan sesuatu yang sangat berharga untuk Portugal dan pastinya ia dkk merasa sangat bangga dengan hal tersebut.

Menang Euro 2016, Perasaan Luar Biasa

Menurut Nani, menang di ajang paling bergengsi di Eropa, Euro 2016 merupakan perasaan yang sangat luar biasa. Ia bahkan mengakui jika ia masih cukup sering memikirkan hal tersebut. Menurutnya, kemenangan tersebut adalah sesuatu yang sangat diinginkan oleh mereka pemain terbaik Portugal pada era sebelumnya. Hanya saja, mereka belum bisa mewujudkannya. Nani mengatakan jika memenangi gelar juar untuk negara merupakan pencapaian yang sangat luar biasa.

Kesuksesan mereka memang tidak terlepas dari betapa kerasnya jerih payah dan usaha yang telah mereka lakukan untuk bisa membawa trofi Euro 2016 lalu. Ya, walaupun ada sebagian kalangan yang menilai Portugal hanya mengandalkan keberuntungan saja karena taktik defensif yang juga dipandang membosankan, menurut Nani, para juaralah yang pada akhirnya berpesta sedangkan tim lain yang memiliki permainan yang cantik tetap menderita kekalahan dan tidak bisa merasakan bagaimana rasanya mendapatkan kemenangan yang sesungguhnya.

Setiap tim yang bertanding memiliki strategi yang berbeda untuk mendapatkan target berupa membawa pulang trofi. Bagi Portugal, hasil pertandingan memang tidak mesti sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Tapi mereka memiliki strategi di kompetisi tersebut. Bagi Portugal, strategi mereka adalah untuk bisa menembus final kemudian meraih target untuk memenangi trofi. Oleh sebab itu, cara mereka bermain tidak bisa dijadikan alasan untuk mengkritik.

Menurut Nani, target Portugal adalah menang dan ia dkk telah bisa mewujudkan target tersebut sehingga bagaimanapun gaya bermain yang mereka perlihatkan, semua dilakukan agar bisa meraih target utamanya yakni menjadi juara Eurp 2016. Inilah yang mereka lakukan dan kemenangan besar  togel singapura yang telah mereka lakukan akan selalu dikenang oleh sejarah Portugal.

Jika Negara, Catalonia Jadi 15 Besar Timnas Terhebat Dunia!

Jika Catalonia adalah negara, Xavi mengatakan Catalonia memiliki timnas yang sangat kuat Dan akan menjadi satu dari 10 atau 15 skuad terhebat di dunia.

Sebuah klub mgmcash88 dengan komposisi pemain terbaik dapat mencerminkan kekuatan dari daerah dimana klub tersebut berasal. Contohnya adalah Catalonia yang memiliki skuad terbaik sehingga jika sebuah negara, maka Catalonia memiliki timnas yang terbaik dan terhebat di dunia. Hal ini bukan tanpa sebab mengingat Catalonia memiliki sejumlah pemain hebat dan berkelas. Hal inilah yang diungkapkan oleh sang gelandang veteran bernama Xavi Hernandez. Xavi memang mengatakan hal ini dengan keseriusan.

Catalonia Miliki Skuad Hebat dan Terbaik

Ya, Xavi Hernandez memiliki keyakinan jika jadi sebuah negara, maka Catalonia akan menjadi salah satu dari 15 timnas terhebat dan terbaik di dunia. Xavi mengatakan hal tersebut usai Catalonia bermain melawan Tunisia dan skor berakhir 3 – 3. Dalam laga persahabatan tidak resmi yang dilakukan pada hari Kamis (29/2), Xavi memang melihat kemampuan Catalonia dan memiliki alasan yang kuat kenapa ia mengatakan hal demikian.

Jika dilihat secara detail, maka dapat ditemui jika ada banyak pemain yang memiliki darah Catalonia terutama pemain di Barcelona. Bahkan, di laga melawan Tunisia tersebut, Catalonia tidak menurunkan para pemain terbaiknya dan skuad yang digunakan untuk melawan Tunisia juga tidak penuh. Dikatakan jika hanya ada dua saja pemain yang berasal dari Barcelona saat pertandingan melawan Tunisia tersebut. Mereka adalah Sergi Roberto sebagai gelandang dan Jordi Martip sebagai kiper.

Ini baru dua saja, belum lagi beberapa sosok hebat lainnya yang belum diturunkan seperti Sergio Busquets, Gerard Pique, dan juga Aleix Vidal. Bahkan nama seperti Bojan Krkic dari Stoke City, Kiko Casilla dari Real Madrid dan Cesc Fabregas dari Chelsea belum dikerahkan juga. Oleh sebab itu, apa yang dikatakan Xavi Hernandez yang merupakan mantan dari gelandang Barcelona dan sekarang memakai kostum Al-Sadd, tentang kekuatan dari Catalonia patut diperjhatikan.

Tim Catalonia Bisa Menjadi 10 – 15 Timnas Terbaik Dunia

Bayangkan saja jika Catalonia hanya menurunkan komposisi pemain yang tidak penuh namun bisa menahan imbang Tunisia, maka apa yang dikatakan Xavi bukan sesautu yang berlebihan. Ia megatakan timnas Catalonia – jika sebuah negara – akan menjadi bagian dari 10 atau 15 klub terhebat dan terbaik di dunia ini. Xavi mengatakan jika hal tersebut tidak diragukan lagi mengingat skuad yang ada di Catalonia memiliki potensi yang sangat kuat untuk menjadi klub terbaik

Adapun mengenai hasil imbang saat melawan Tunisia, Xavi mengatakan jika Catalonia sendiri memiliki gaya yang berbeda dari lainnya. Salah satunya karakter atau strategi untuk bermain secara terbuka dan menyerang. Ini adalah sepakbola yang diajarkan oleh para aktor legendaris seperti Pep Guardiola dan Johan Cruyff. Bahkan,  Cruyff sempat menjadi pengasuh dari timnas Catalonia secara apik. Sedangkan untuk Pep Guardiola sendiri merupakan ikon dari dearah tersebut.

Menurt Xavi, di pertandingan malawan Tunisia tersebut Catalonia bermain dengan sangat apik walau Tunisia merupakan klub yang tidak bisa diremehkan begitu saja. Namun, Catalonia yang bermain menghibur namun tetap memberikan kesan tersendiri memberikan Xavi kesimpulan jika semua pemain berdarah Catalonia disatukan dan dikerahkan sebagai skuad Catalonia yang utuh, maka Catalonia akan mampu beradai di urutan salah satu dari 10 atau 15 timnas terbaik di dunia.

Catalonia memang memiliki sejumlah pemain hebat seperti yang sudah disebutkan di atas. Jika dengan Tunisia yang merupakan klub togel sgp yang kuat kemudian hasil akhrinya adalah imbang, maka skuad Catalonia yang sesungguhnya dapat memberikan permainan yang lebih mengerikan lagi. Sangat wajar jika Xavi mengatakan Catalonia bisa menjadi salah satu dari 10 atau 15 timnas terbaik dan terhebat di dunia.

Luis Enrique Menatap Tahun 2017 Dengan Keyakinan

Menyambut tahun yang baru, pelatih salah satu tim raksasa Spanyol, Barcelona yaitu Luis Enrique optimis jika timnya mampu menjadi yang terbaik dan tetap pertahankan gelar.

Tahun ini hampir berakhir dan persaingan La Liga di tahun depan dijamin akan lebih seru dan juga menarik sekaligus Luis Enrique yakin jika anak asuhannya Barcelona mampu mempertahankan gelar poker online dan menjadi yang terbaik di Spanyol bahkan kembali mendapatkan titel liga champions yang sempat luput dari tangan mereka dan jatuh di saingan beratnya saat ini yaitu Real Madrid dan para pemainnya dalam kondisi sempurna.

Luis Enrique Yakin Timnya Unggul Tahun Depan

Barcelona masih tetap menjadi salah satu tim yang paling ditakuti oleh banyak tim di seluruh dunia sebab konsistensi mereka yang selalu terjaga bahkan kemenangan demi kemenangan selalu mereka raih entah itu di loga lokal maupun juga turnamen besar seperti Copa Del Rey dan Liga Champions sehingga mereka menjadi salah satu kandidat kuat untuk juara. Apalagi Senin kemarin, Barcelona berhasil meraih kemenangan kembali dalam sebuah bentrok Derbi Barceloni menghadapi Espanyol pada giornata ke-16 dan skornya pun juga telak yaitu 4-1. Raihan tiga angka yang bermanfaat untuk mendekatkan diri mereka pada Real Madrid pun diperoleh dari sepasang gol dari kaki Luis Suarez.

Setelh itu dua gol lainnya diciptakan oleh Lionel Messi dan juga Jordi Alba sehingga menggenapi kemenangan Barca walaupun gawang yang dijaga oleh Ter Stegen sempat mengalami kebobolan satu gol saja. Hasil yang memuaskan tersebut tentu saja sangat disambut baik oleh pelatih Blaugrana yaitu Luis Enrique sehingga dirinya pun yakin untuk menyambut pergantian tahun sebagai periode emas dari tim Catalan ini mengingat pertandingan kemarin menjadi sebuah partai puncak dan penutup di tahun 2016 sebelum akhirnya memasuki tahun penentuan. Seperti yang dikutip dari Marca, tahun 2017 akan sangat menarik dengan tingkat kesulitan yang jauh lebih tinggi dan ketat.

Enrique pun menambahkan jika timnya sangat optimis untuk dapat menjalani tahun depan dengan sangat baik dan dirinya pun juga puas dengan apa yang telah diperolehnya tahun ini. Meski demikian, mereka tetap optimis mampu berjuang lebih baik lagi meskipun saat ini mereka masih tertinggal dari pimpinan klasemen sementara sekaligus pesaing terberat mereka di sepanjang kompetisi yaitu Real Madrid. Enrique pun menambahkan jika timnya sangat ingin untuk menjadi tim yang nomor satu kembali di kompetisi La Liga namun mereka pun juga menyadari betul bahwa perkembangan statistik dari Madrid di musim ini begitu fantastis dan Barca tetap optimis meraih lebih banyak gelar lagi.

Kunci Kesuksesan Barca Menurut Luis Enrique

Tidak tanggung-tanggung pujian yang diberikan oleh Enrique pada timnya sebab dirinya menilai jika Barca telah bermain di level yang paling tinggi dan timnya dipenuhi oleh para pemain bintang dengan triple penyerang depan yang sangat tangguh dan juga produktif seperti Messi, Neymar dan Suarez. Bahkan Luis Suarez mampu mencetak dua gol kemarin ketika menghadapi Espanyol. Dua golnya di menit ke-18 dan 67 mampu memberikan keunggulan langsung pada Barca hingga Messi dan Alba melengkapi golnya. Ketiga trio unggulan ini selalu menjadi pilihan utama bagi Enrique di depan dan dia yakin jika sepertinya ketiga pemain ini akan selalu mencetak gol lebih banyak di tahun depan.

Seperti yang dikutip dari Goal Internasional, level permainan Barca sangat tinggi dan sebenarnya dia tahu cara bermain Espanyol dengan benar dimana mereka sangat kompak di belakang untuk menjaga gawang dari kebobolan dan inilah yang menyebabkan Barca kesulitan untuk menyerang. Dirinya juga mengatakan kunci sukses kemenangannya adalah di babak pertama mereka membuat Espanyol kelelahan dan di babak yang kedua mereka dapat menyerang dan akhirnya permainan itu pun tidak lagi seimbang. Barca lebih banyak menghadapi tim-tim yang awalnya hanya bertahan saja.

Karena itulah Luis Enrique yang berusia 46 tahun ini mengetahui benar cara mengalahkan tim toto online yang memiliki pertahanan sangat kuat dan mampukah tahun depan mereka kembali merajai La Liga?

Dejavu: Bayern Munich Akan Berhadapan Dengan Arsenal Lagi di Babak 16 Besar

Hasil drawing liga Champions memang penuh dengan kejutan dan juga takdir dimana Bayern Munich harus dipertemukan kembali dengan lawannya di Inggris yaitu Arsenal.

Hasil drawing babak 16 besar liga champions memang memberikan kejutan bahkan juga takdir yang tak terelakkan bagi kedua tim judi bola yang mendapatkannya. Salah satu takdir yang terulang atau dejavu adalah bertemunya kembali Bayern Munich dengan lawan lamanya yaitu Arsenal. Ini merupakan satu dari dua partai big match yang ada di dalam liga champions karena partai big match lainnya mempertemukan Barcelona dengan PSG.

Bayern Munich Mengalami Dejavu Bertemu Dengan Arsenal Lagi

Dejavu mungkin akan terjadi dalam partai 16 besar yang mempertemukan kembali Arsenal dengan Bayern Munich februari tahun depan. Ini adalah sebuah partai yang paling dinantikan oleh publik termasuk juga penggemar bola mengingat mereka sering bertemu dan ini adalah pertemuan yang ketiga bagi mereka. Akan tetapi, dari dua pertemuan sebelumnya, Arsenal tidak pernah menang sehingga kubu Munchen kali ini dapat sedikit lebih lega dibandingkan dengan lawannya. Banyak juga pihak yang menyebutkan jika Arsenal sedang mendapatkan kesialan atau tim yang paling sial di ajang liga champions ini sebab mereka harus selalu bertemu dengan tim lawan yang sangat kuat.

Bahkan di babak 16 besar ini, sudah hampir tujuh kali mereka bertemu dengan lawan kuat yang semuanya berakhir dengan kekalahan sehingga hal ini juga dinanti banyak pihak akankah Arsenal keluar dari jurang maut di babak 16 besar ini. Meskipun Munchen sedikit dianggap berada di atas angin saat ini, akan tetapi bek timnas Jerman Jerome Boateng tidak pernah menganggap Arsenal adalah lawan yang mudah melainkan mereka memandang Arsenal sebagai lawan yang sangat bagus. Dirinya sendiri memberikan prediksi jika pertandingan mereka ini akan berjalan dengan sangat seru bahkan mampu menghibur penonton seperti yang dilansir serta dikutip langsungd ari ESPN FC.

Namun dirinya juga menambahkan jika timnya memiliki berbagai pengalaman yang baik serta positif di liga champions khususnya ketika bermain menghadapi Arsenal dan hal yang paling penting untuk Boateng saat ini adalah tetap menjaga rekor positif yang sangat bagus itu sehingga tim mereka akan lolos langsung menuju babak perempat final. Arsenal yang sepertinya sedang berada di ujung bahaya sebenarnya bukan tim lemah sama sekali sebab mereka saat ini berada di peringkat dua klasemen liga Inggris sementara dan Arsenal tidak pernah absen dari pagelaran bergengsi liga champions ini meskipun mereka selalu tersandung di babak 16 besar beberapa musim belakangan.

Winger Bayern Munich Arjen Robben Tak Anggap Remeh Arsenal

Bukan hanya Boateng saja yang mengungkapkan rasa otimismenya ketika harus bertemu dan juga berhadapan dengan Arsenal kembali di laga babak 16 besar. Winger Munchen yang berasal dari Belanda Arjen Robben juga mengungkapkan rekor baik serta sejarah mereka ketika bertemu dengan Arsenal dua kali kemarin di liga Champions. Namun dirinya juga berpendapat jika sejarah yang menguntungan tersebut bukan berarti jika timnya akan langsung melaju dengan sangat mulus di babak delapan besar. Robben sekali lagi terus menegaskan jika tim yang saat ini sedang diasuh oleh Carlo Ancelotti ini tidak sama sekali meremehkan Arsenal mengingat mereka juga tim yang hebat.

Robben mengatakan dirinya kaget bertemu kembali dengan Arsenal dan sebelumnya mereka berharap untuk bertemu dengan tim baru yang belum pernah mereka lawan sebelumnya di liga Champions namun ternyata takdir berkata lain dan akhirnya Arsenal yang harus mereka hadapi kembali saat ini. Robben tidak menampik jika mereka memiliki kenangan yang sangat membahagiakan namun kenangan itu tidak akan membawa mereka menuju kemenangan. Robben sadar jika Arsenal kini semakin kuat dari tahun lalu bahkan selalu berada di atas dalam liga Inggris.

Terlepas dari kenangan baik Bayern Munich bertemu dengan Arsenal, laga togel hk ini dipastikan akan menyuguhkan tontonan yang sangat seru dan pastinya sudah ditunggu oleh para penggemar bola.

Marcus Rashford Akan Turun Level ke Tim Inggris U-21

Dikabarkan Rashford akan turun level dan bergabung bersama Timnas Inggris U-21 dikarenakan akan ada Kejuaraan Eropa Junior tahun 2017 mendatang.

Di saat kabar tentang Manchester United yang masih belum menemukan jati dirinya di bawah asuhan Jose Mourinho, kini kabar menarik datang dari si bocah ajaib, Marcus Rashford yang merupakan striker Man United yang usianya masih sangat belia. Kabarnya, ia akan turun level dan kembali bergabung bersama Timnas Inggris U-21 lantaran sang manajer timnas senior Inggris, yakni Gareth Southgate telah memberikan isyarat taruhan bola tersebut. Tentunya, turun level di sini tidak untuk selamanya.

Rashford Akan Membela Timnas Inggris U-21

Rencana pengembalian Rashford ke tubuh Timnas Inggris U-21 ini disampaikan oleh Gareth Southgate. Hal ini dikarenakan Timnas Inggris U-21 akan mengikuti Kejuaraan Eropa Junior tahun 2017 yang akan berlangsung di Polandia. Dengan kata lain, Rashford bisa jadi tidak akan bersama Man United untuk beberapa waktu selama masa Kejuaraan Eropa Junior 2017 ini. Rashford sendiri memang memiliki kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh Timnas. Itulah sebabnya, ia ditarik kembali.

Sejauh ini, prestasi Rashford sangat gemilang. Ia mencatat 5 caps senior. Oleh sebab itu, diprediksikan jika dirinya akan terus memperkuat Timnas Inggris untuk masa selanjutnya. Akan tetapi, adanya Kejuaraan Eropa U-21 yang akan berlangsung pada bulan Juni tahun 2017 nanti akan membuat dirinya harus fokus membela Timnas U-21 seperti halnya yang telah diungkapkan Southgate sebelumnya. Southgate sendiri memiliki beberapa alasan khusus kenapa Rashford harus bergabung.

Menurutnya, pada musim panas tahun 2017, merupakan kesempatan yang sangat bagus untuk beberapa pemain yang sudah bekerja keras untuk mencapai partai final di Kejuaraan Eropa Junior. Para pemain ini, menurut Southgate akan membangun sebuah momentum setelah mereka sukses pada turnamen Toulon di musim panas tahun lalu. Ia menambahkan jika Marcus akan mendapatkan banyak manfaat dari mengikuti kejuaraan ini walaupun disadari jika beban kerja yang dimiliki Rashford di sepanjang musim ini sangat besar.

Kemampuan Rashford yang Mengagumkan

Pastinya, hal ini tidak bisa dilepaskan begitu saja dari kemampuan atau skills Rasfhord. Kendati usia masih belia yakni 19 tahun (lahir 31 Oktober 1997), ia sudah dipercaya untuk bermain sebagai tim utama dan menjadi ujung tombak. Permainan yang ditawarkannya juga sangat mengagumkan. Ia memiliki segalanya di usianya yang masih belia sehingga menjadi nomanisi untuk gelar Golden Boy 2016 walau gelar tersebut pada akhirnya dimenangkan oleh Renato Sanches.

Rashford tidak hanya merupakan pemain hebat di lini depan Man United, tetapi juga pemain yang cukup menyulitkan lawan-lawannya. Bahkan, ia digadang-gadang sebagai biang keladi dari telatnya gol Arsenal. Tidak hanya itu, Arsene Wenger, pelatih The Gunners, kabarnya juga dihantui oleh aksi mematikan yang dilakukan oleh Rashford. Rashford memang menjelma sebagai pemain muda yang menaktukan. Wajar ketika gelar Rising Star of The Year ia peroleh. Ia memang pantas untuk mendapatkannya.

Rashford juga memiliki rasa kepercayaan diri. Pemain yang mengaku banyak mendapatkan pelajaran dari Ibra ini memang mudah dan tanggap untuk menerima pelajaran yang baru. Pelajaran baru ini bahkan ia praktekan saat berada di atas rumput hijau. Inilah yang membuatnya terus percaya diri. Bahkan, ia pernah mengatakan jika Ibra yang telah mengajari berbagai trik menendang, telah mengajarinya lebih dari sekedar apa yang Ibra tahu.

Jika nantinya Rashford bakal jadi kembali ke Timnas U-21 memang sejatinya, timnas Inggris membutuhkan sosok pemain ini di lini depan. Sehingga, walau dianggap turun level bukan berarti Rashford akan menolaknya karena ia masih muda dan memiliki banyak kesempatan apalagi skills togel online yang ia miliki juga mumpuni.

Gheorghe Hagi Perkirakan Real Madrid Kembali Menjadi Juara Champions

Mantan orang yang pernah bekerja di Santiago Bernabue Gheorghe Hagi memiliki pendapat bahwa Real Madrid akan dengan mudah mempertahankan gelar Liga Champions lagi.

Juara bertahan liga Champions Real Madrid dinilai oleh Gheorghe Hagi mampu mempertahankan gelar paling bergengsi di Eropa ini mengingat hasil pengundian babak 16 besar mempertemukan Madrid dengan Napoli. Meskipun Napoli merupakan salah satu tim mgmcash88 yang paling hebat di liga Italia, namun tetap saja banyak publik yang memperkirakan jika Madrid tetap saja mampu mempertahankan gelar ini kembali dengan mudah.

Gheorghe Hagi: Madrid Akan Juara

Sebagai pemain yang pernah berkarir dengan Real Madrid, Gheorghe Hagi meramalkan jika Los Blancos ini tetap akan menjadi tim yang mendominasi liga Champions di musim ini sekaligus juga dapat menjadi tim yang pertama mampu untuk mempertahankan gelar liga Eropa ini sejak turnamen Eropa ini bergulir di tahun 1992 silam. Hagi yang pernah membela Madrid di tahun 1990 sampai 1992 mengatakan opininya setelah hasil drawing pengundian babak 16 besar berakhir dan ternyata Madrid bertemu dengan wakil Italian yaitu Napoli. Dengan tegas dan juga lantang dirinya menyebutkan jika anak asuhan Zidane masih tetap menjadi tim yang terbaik dan pasti mampu memenangkan piala.

Seperti yang dilansir oleh Omnisport, Hagi mengatakan jika Madrid merupakan tim favorit juara dari liga champions saat ini. Mereka memiliki pemain yang fit dan pelatih mereka yang berasal dari Perancis ini telah bekerja dengan sangat baik. Pelatih berkepala plontos ini mampu membangun rasa kepercayaan diri dari para pemain namun tetap tenang. Dirinya juga menambahkan jika pemain Madrid seluruhnya tampa bahagia sehingga mereka pun dapat bertarung dan bermain bola dengan kondisi yang paling maksimal. Hagi juga turut menambahkan pembahasan mengenai mantan tim lainnya yang pernah dia bela dahulu yaitu Barcelona yang menurutnya performa barca sedikit turun.

Dia mengatakan jika barca memang mengawali musim ini dengan sanngat baik namun terdapat kelemahan yang membuat performa mereka mengalami penurunan satu langkah khususnya di bidang kondisi mental sekaligus dengan fisik. Faktanya memang sedikit benar mengingat Barca saat ini tertinggal poin dari Real Madrid di la liga termasuk juga mereka sering mengalami kekalahan dan hasil seri sehingga barca sedikit mengalami keterpurukan meskipun saat ini mereka sudah menemukan kembali bentuk permainan yang terbaik. Saat ini Madrid yang berada di puncak meskipun di liga champions ini mereka harus bergabung dengan Dortmund yang sangat kuat sekali.

Prediksi Gheorghe Hagi Akan Juara Champions

Selain madrid yang menjadi favorit Hagi untuk menjadi juara dalam liga champions ini, dirinya masih memiliki beberapa tim yang menurutnya mampu memenangkan turnamen internasional ini seandainya Madrid tidak menjadi juara yaitu Atletico Madrid, bayern Munich dan juga Manchester City. Dia menambahkan jika Pep sudah bekerja dengan sangat baik bekerja untuk City dan sudah berada di jalur yang paling tepat walaupun dia sangat ingin merombak tim dengan baik. Mantan pelatih Barca ini mampu membuat City berada di jalur juara saat ini. Sementara itu, hagi juga memberikan pendapatnya mengenai Munchen yang dia perkirakan adalah kandidat kuat untuk juara.

Menurutnya saat ini Munich sedang berada dalam kondisi kebingungan sebab mereka bukan juara grup dan kadang mengalami kekalahan entah dalam liga jerman maupun juga liga champions namun tidak pernah ada yang mengetahui hasilnya. Kandidat kuat untuk juara lainnya adalah runner up liga champions musim lalu yaitu Atletico Madrid yang akan mengerahkan segalanya dengan pelatih terbaiknya Diego Simeone. Runner up ini tampil baik kala berhadapan dengan Munich dan merupakan juara grup bandar togel saat ini namun dirinya tetap yakin jika Real Madrid dan juga Barca lebih baik.

Akankah prediksi Gheorghe Hagi ini berhasil menjadi kenyataan dimana Madrid akan keluar menjadi juara liga Champions kembali dan mempertahankan gelar? Nantikan saja.

 

 

Striker Ini Persembahkan Gol untuk Rekannya di Chapecoense

Marlon, striker asal Brasil yang membela Mitra Kukar merasa duka yang mendalam karena kehilangan 3 sahabatnya yang merupakan pemain Chapecoense.

Kabar dari jatuhnya pesawat yang dinaiki oleh skuat asal Brasil yang akan melakukan laga final Copa Sudamericana untuk bertandang melawan Atletico Nacional, tidak hanya dirasakan oleh pecinta bola di Amerika Selatan sana, melainkan juga di tanah air. Striker Mitra Kukar, Marlon Da Silva De Moura merasakan tragedi yang memilukan dan mendalam. Ia ingin menorehkan gol saat melawan Persija untuk rekan-rekannya yang merupakan pemain Chapecoense yang meninggal dunia.

Tragedi dan Ikatan Persahabatan

Tragedi naasnya pesawat yang memuat skuat Chapecoense yang jatuh di daerah Medellin sedang menjadi trending topic saat ini. Bahkan, FIFA pun berencana menggelar tribut / penghargaan untuk para pemain yang meninggal dunia. Kabarnya, hanya ada 7 orang yang selamat dan 76 orang meninggal dunia termasuk skuat inti Chapecoense. Bahkan, sang kiper, Danilo yang sempat dikabarkan selamat, kemudian meninggal saat berada di rumah sakit. Ya, kecelakaan ini sangat parah karena pesawat jatuh dari ketinggian dan berubah menjadi puing-puing.

Kabar menyedihkan ini juga dirasakan oleh Marlon Da Silva De Moura yang merupakan pemain asing yang membela Mitra Kukar saat ini. Hal ini dirasakannya bukan karena ia adalah pemain sepak bola dan ini adalah tragedi memilukan di dunia sepak bola melainkan karena 3 sahabat dekatnya adalah pemain Chapecoense yang menjadi korban kecelakaan tersebut dan dipastikan 3 sahabatnya meninggal dunia. Pastinya, ia begitu merasakan duka yang mendalam. Ini adalah ikatan sahabat dan darah yang tak bisa digambarkan.

3 sahabat Marlon yang juga pemain Chapecoense adalah Jasimar, Bruno Rangel dan Filipe Machado. Marlon juga sempat bercerita jika dirinya pernah bermain sepak bola mgmcash88 bersama 3 pemain tersebut. Namun, kenangan itu kini telah berubah menjadi tangisan yang tidak mudah untuk diungkapkan. Rasa sedih sekaligus pasrah tentu ia alami saat ini. Bagaimana tidak, 3 sahabat dekatnya secara sekaligus meninggalkannya. Namun, ia justru menjadikan hal tersebut sebagai motivasi.

Marlon Ingin Sumbangkan Gol ke Gawang Persija untuk Sahabatnya

Dari cerita yang disampaikan Marlon, diketahui jika ia pernah bermain bersama Filipe Machado dan Bruno Rangel saat mereka berada di dalam satu tim, Boavista. Kemudian, Marlon pernah berada dalam satu tim bersama Jasimar saat bersama-sama membela Internacional. Marlon mengatakan jika ia sangat kehilangan sekali. Menurutnya, 3 rekannya tersebut adalah orang yang baik dan ia sudah berteman lama dengan mereka semua. Ia juga mengatakan jika dirinya sangat sedih mendengar kabar naas ini.

Tapi, kesedihannya tidak lantas menjadikannya terpuruk dan terus berkabung. Striker Mitra Kukar asal Brasil tersebut menegaskan jika dirinya akan tetap tampil maksimal pada saat melawan Persija Jakarta, di ajang ISC A 2016 hari Jumat (2/12). Bahkan, ia sangat bersemangat untuk bisa mencetak gol yang ia persembahkan untuk ketiga mendiang rekannya tersebut. Ia juga berencana mengenakan baju dengan tulisan nama mereka. Ia hanya mampu memberikan gol untuk bisa mengenang mereka.

Marlon sendiri di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 sudah mengemas 14 gol. Dengan semangat dan kesedihan ini, tentunya gol yang ingin ia cetak memiliki arti yang lebih dalam sekaligus kenangan terhadap 3 sahabatnya akan kembali terbayang. Gol di laga ini juga tentunya tidak hanya berarti untuk dirinya saja melainkan juga untuk klub yang tentunya memiliki impian untuk bisa menjuarai ISC A ini. Inilah bentuk ikatan persahabatan dan profesionalisme yang tinggi.