Dejavu: Bayern Munich Akan Berhadapan Dengan Arsenal Lagi di Babak 16 Besar

Hasil drawing liga Champions memang penuh dengan kejutan dan juga takdir dimana Bayern Munich harus dipertemukan kembali dengan lawannya di Inggris yaitu Arsenal.

Hasil drawing babak 16 besar liga champions memang memberikan kejutan bahkan juga takdir yang tak terelakkan bagi kedua tim judi bola yang mendapatkannya. Salah satu takdir yang terulang atau dejavu adalah bertemunya kembali Bayern Munich dengan lawan lamanya yaitu Arsenal. Ini merupakan satu dari dua partai big match yang ada di dalam liga champions karena partai big match lainnya mempertemukan Barcelona dengan PSG.

Bayern Munich Mengalami Dejavu Bertemu Dengan Arsenal Lagi

Dejavu mungkin akan terjadi dalam partai 16 besar yang mempertemukan kembali Arsenal dengan Bayern Munich februari tahun depan. Ini adalah sebuah partai yang paling dinantikan oleh publik termasuk juga penggemar bola mengingat mereka sering bertemu dan ini adalah pertemuan yang ketiga bagi mereka. Akan tetapi, dari dua pertemuan sebelumnya, Arsenal tidak pernah menang sehingga kubu Munchen kali ini dapat sedikit lebih lega dibandingkan dengan lawannya. Banyak juga pihak yang menyebutkan jika Arsenal sedang mendapatkan kesialan atau tim yang paling sial di ajang liga champions ini sebab mereka harus selalu bertemu dengan tim lawan yang sangat kuat.

Bahkan di babak 16 besar ini, sudah hampir tujuh kali mereka bertemu dengan lawan kuat yang semuanya berakhir dengan kekalahan sehingga hal ini juga dinanti banyak pihak akankah Arsenal keluar dari jurang maut di babak 16 besar ini. Meskipun Munchen sedikit dianggap berada di atas angin saat ini, akan tetapi bek timnas Jerman Jerome Boateng tidak pernah menganggap Arsenal adalah lawan yang mudah melainkan mereka memandang Arsenal sebagai lawan yang sangat bagus. Dirinya sendiri memberikan prediksi jika pertandingan mereka ini akan berjalan dengan sangat seru bahkan mampu menghibur penonton seperti yang dilansir serta dikutip langsungd ari ESPN FC.

Namun dirinya juga menambahkan jika timnya memiliki berbagai pengalaman yang baik serta positif di liga champions khususnya ketika bermain menghadapi Arsenal dan hal yang paling penting untuk Boateng saat ini adalah tetap menjaga rekor positif yang sangat bagus itu sehingga tim mereka akan lolos langsung menuju babak perempat final. Arsenal yang sepertinya sedang berada di ujung bahaya sebenarnya bukan tim lemah sama sekali sebab mereka saat ini berada di peringkat dua klasemen liga Inggris sementara dan Arsenal tidak pernah absen dari pagelaran bergengsi liga champions ini meskipun mereka selalu tersandung di babak 16 besar beberapa musim belakangan.

Winger Bayern Munich Arjen Robben Tak Anggap Remeh Arsenal

Bukan hanya Boateng saja yang mengungkapkan rasa otimismenya ketika harus bertemu dan juga berhadapan dengan Arsenal kembali di laga babak 16 besar. Winger Munchen yang berasal dari Belanda Arjen Robben juga mengungkapkan rekor baik serta sejarah mereka ketika bertemu dengan Arsenal dua kali kemarin di liga Champions. Namun dirinya juga berpendapat jika sejarah yang menguntungan tersebut bukan berarti jika timnya akan langsung melaju dengan sangat mulus di babak delapan besar. Robben sekali lagi terus menegaskan jika tim yang saat ini sedang diasuh oleh Carlo Ancelotti ini tidak sama sekali meremehkan Arsenal mengingat mereka juga tim yang hebat.

Robben mengatakan dirinya kaget bertemu kembali dengan Arsenal dan sebelumnya mereka berharap untuk bertemu dengan tim baru yang belum pernah mereka lawan sebelumnya di liga Champions namun ternyata takdir berkata lain dan akhirnya Arsenal yang harus mereka hadapi kembali saat ini. Robben tidak menampik jika mereka memiliki kenangan yang sangat membahagiakan namun kenangan itu tidak akan membawa mereka menuju kemenangan. Robben sadar jika Arsenal kini semakin kuat dari tahun lalu bahkan selalu berada di atas dalam liga Inggris.

Terlepas dari kenangan baik Bayern Munich bertemu dengan Arsenal, laga togel hk ini dipastikan akan menyuguhkan tontonan yang sangat seru dan pastinya sudah ditunggu oleh para penggemar bola.

Marcus Rashford Akan Turun Level ke Tim Inggris U-21

Dikabarkan Rashford akan turun level dan bergabung bersama Timnas Inggris U-21 dikarenakan akan ada Kejuaraan Eropa Junior tahun 2017 mendatang.

Di saat kabar tentang Manchester United yang masih belum menemukan jati dirinya di bawah asuhan Jose Mourinho, kini kabar menarik datang dari si bocah ajaib, Marcus Rashford yang merupakan striker Man United yang usianya masih sangat belia. Kabarnya, ia akan turun level dan kembali bergabung bersama Timnas Inggris U-21 lantaran sang manajer timnas senior Inggris, yakni Gareth Southgate telah memberikan isyarat taruhan bola tersebut. Tentunya, turun level di sini tidak untuk selamanya.

Rashford Akan Membela Timnas Inggris U-21

Rencana pengembalian Rashford ke tubuh Timnas Inggris U-21 ini disampaikan oleh Gareth Southgate. Hal ini dikarenakan Timnas Inggris U-21 akan mengikuti Kejuaraan Eropa Junior tahun 2017 yang akan berlangsung di Polandia. Dengan kata lain, Rashford bisa jadi tidak akan bersama Man United untuk beberapa waktu selama masa Kejuaraan Eropa Junior 2017 ini. Rashford sendiri memang memiliki kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh Timnas. Itulah sebabnya, ia ditarik kembali.

Sejauh ini, prestasi Rashford sangat gemilang. Ia mencatat 5 caps senior. Oleh sebab itu, diprediksikan jika dirinya akan terus memperkuat Timnas Inggris untuk masa selanjutnya. Akan tetapi, adanya Kejuaraan Eropa U-21 yang akan berlangsung pada bulan Juni tahun 2017 nanti akan membuat dirinya harus fokus membela Timnas U-21 seperti halnya yang telah diungkapkan Southgate sebelumnya. Southgate sendiri memiliki beberapa alasan khusus kenapa Rashford harus bergabung.

Menurutnya, pada musim panas tahun 2017, merupakan kesempatan yang sangat bagus untuk beberapa pemain yang sudah bekerja keras untuk mencapai partai final di Kejuaraan Eropa Junior. Para pemain ini, menurut Southgate akan membangun sebuah momentum setelah mereka sukses pada turnamen Toulon di musim panas tahun lalu. Ia menambahkan jika Marcus akan mendapatkan banyak manfaat dari mengikuti kejuaraan ini walaupun disadari jika beban kerja yang dimiliki Rashford di sepanjang musim ini sangat besar.

Kemampuan Rashford yang Mengagumkan

Pastinya, hal ini tidak bisa dilepaskan begitu saja dari kemampuan atau skills Rasfhord. Kendati usia masih belia yakni 19 tahun (lahir 31 Oktober 1997), ia sudah dipercaya untuk bermain sebagai tim utama dan menjadi ujung tombak. Permainan yang ditawarkannya juga sangat mengagumkan. Ia memiliki segalanya di usianya yang masih belia sehingga menjadi nomanisi untuk gelar Golden Boy 2016 walau gelar tersebut pada akhirnya dimenangkan oleh Renato Sanches.

Rashford tidak hanya merupakan pemain hebat di lini depan Man United, tetapi juga pemain yang cukup menyulitkan lawan-lawannya. Bahkan, ia digadang-gadang sebagai biang keladi dari telatnya gol Arsenal. Tidak hanya itu, Arsene Wenger, pelatih The Gunners, kabarnya juga dihantui oleh aksi mematikan yang dilakukan oleh Rashford. Rashford memang menjelma sebagai pemain muda yang menaktukan. Wajar ketika gelar Rising Star of The Year ia peroleh. Ia memang pantas untuk mendapatkannya.

Rashford juga memiliki rasa kepercayaan diri. Pemain yang mengaku banyak mendapatkan pelajaran dari Ibra ini memang mudah dan tanggap untuk menerima pelajaran yang baru. Pelajaran baru ini bahkan ia praktekan saat berada di atas rumput hijau. Inilah yang membuatnya terus percaya diri. Bahkan, ia pernah mengatakan jika Ibra yang telah mengajari berbagai trik menendang, telah mengajarinya lebih dari sekedar apa yang Ibra tahu.

Jika nantinya Rashford bakal jadi kembali ke Timnas U-21 memang sejatinya, timnas Inggris membutuhkan sosok pemain ini di lini depan. Sehingga, walau dianggap turun level bukan berarti Rashford akan menolaknya karena ia masih muda dan memiliki banyak kesempatan apalagi skills togel online yang ia miliki juga mumpuni.

Gheorghe Hagi Perkirakan Real Madrid Kembali Menjadi Juara Champions

Mantan orang yang pernah bekerja di Santiago Bernabue Gheorghe Hagi memiliki pendapat bahwa Real Madrid akan dengan mudah mempertahankan gelar Liga Champions lagi.

Juara bertahan liga Champions Real Madrid dinilai oleh Gheorghe Hagi mampu mempertahankan gelar paling bergengsi di Eropa ini mengingat hasil pengundian babak 16 besar mempertemukan Madrid dengan Napoli. Meskipun Napoli merupakan salah satu tim mgmcash88 yang paling hebat di liga Italia, namun tetap saja banyak publik yang memperkirakan jika Madrid tetap saja mampu mempertahankan gelar ini kembali dengan mudah.

Gheorghe Hagi: Madrid Akan Juara

Sebagai pemain yang pernah berkarir dengan Real Madrid, Gheorghe Hagi meramalkan jika Los Blancos ini tetap akan menjadi tim yang mendominasi liga Champions di musim ini sekaligus juga dapat menjadi tim yang pertama mampu untuk mempertahankan gelar liga Eropa ini sejak turnamen Eropa ini bergulir di tahun 1992 silam. Hagi yang pernah membela Madrid di tahun 1990 sampai 1992 mengatakan opininya setelah hasil drawing pengundian babak 16 besar berakhir dan ternyata Madrid bertemu dengan wakil Italian yaitu Napoli. Dengan tegas dan juga lantang dirinya menyebutkan jika anak asuhan Zidane masih tetap menjadi tim yang terbaik dan pasti mampu memenangkan piala.

Seperti yang dilansir oleh Omnisport, Hagi mengatakan jika Madrid merupakan tim favorit juara dari liga champions saat ini. Mereka memiliki pemain yang fit dan pelatih mereka yang berasal dari Perancis ini telah bekerja dengan sangat baik. Pelatih berkepala plontos ini mampu membangun rasa kepercayaan diri dari para pemain namun tetap tenang. Dirinya juga menambahkan jika pemain Madrid seluruhnya tampa bahagia sehingga mereka pun dapat bertarung dan bermain bola dengan kondisi yang paling maksimal. Hagi juga turut menambahkan pembahasan mengenai mantan tim lainnya yang pernah dia bela dahulu yaitu Barcelona yang menurutnya performa barca sedikit turun.

Dia mengatakan jika barca memang mengawali musim ini dengan sanngat baik namun terdapat kelemahan yang membuat performa mereka mengalami penurunan satu langkah khususnya di bidang kondisi mental sekaligus dengan fisik. Faktanya memang sedikit benar mengingat Barca saat ini tertinggal poin dari Real Madrid di la liga termasuk juga mereka sering mengalami kekalahan dan hasil seri sehingga barca sedikit mengalami keterpurukan meskipun saat ini mereka sudah menemukan kembali bentuk permainan yang terbaik. Saat ini Madrid yang berada di puncak meskipun di liga champions ini mereka harus bergabung dengan Dortmund yang sangat kuat sekali.

Prediksi Gheorghe Hagi Akan Juara Champions

Selain madrid yang menjadi favorit Hagi untuk menjadi juara dalam liga champions ini, dirinya masih memiliki beberapa tim yang menurutnya mampu memenangkan turnamen internasional ini seandainya Madrid tidak menjadi juara yaitu Atletico Madrid, bayern Munich dan juga Manchester City. Dia menambahkan jika Pep sudah bekerja dengan sangat baik bekerja untuk City dan sudah berada di jalur yang paling tepat walaupun dia sangat ingin merombak tim dengan baik. Mantan pelatih Barca ini mampu membuat City berada di jalur juara saat ini. Sementara itu, hagi juga memberikan pendapatnya mengenai Munchen yang dia perkirakan adalah kandidat kuat untuk juara.

Menurutnya saat ini Munich sedang berada dalam kondisi kebingungan sebab mereka bukan juara grup dan kadang mengalami kekalahan entah dalam liga jerman maupun juga liga champions namun tidak pernah ada yang mengetahui hasilnya. Kandidat kuat untuk juara lainnya adalah runner up liga champions musim lalu yaitu Atletico Madrid yang akan mengerahkan segalanya dengan pelatih terbaiknya Diego Simeone. Runner up ini tampil baik kala berhadapan dengan Munich dan merupakan juara grup bandar togel saat ini namun dirinya tetap yakin jika Real Madrid dan juga Barca lebih baik.

Akankah prediksi Gheorghe Hagi ini berhasil menjadi kenyataan dimana Madrid akan keluar menjadi juara liga Champions kembali dan mempertahankan gelar? Nantikan saja.

 

 

Striker Ini Persembahkan Gol untuk Rekannya di Chapecoense

Marlon, striker asal Brasil yang membela Mitra Kukar merasa duka yang mendalam karena kehilangan 3 sahabatnya yang merupakan pemain Chapecoense.

Kabar dari jatuhnya pesawat yang dinaiki oleh skuat asal Brasil yang akan melakukan laga final Copa Sudamericana untuk bertandang melawan Atletico Nacional, tidak hanya dirasakan oleh pecinta bola di Amerika Selatan sana, melainkan juga di tanah air. Striker Mitra Kukar, Marlon Da Silva De Moura merasakan tragedi yang memilukan dan mendalam. Ia ingin menorehkan gol saat melawan Persija untuk rekan-rekannya yang merupakan pemain Chapecoense yang meninggal dunia.

Tragedi dan Ikatan Persahabatan

Tragedi naasnya pesawat yang memuat skuat Chapecoense yang jatuh di daerah Medellin sedang menjadi trending topic saat ini. Bahkan, FIFA pun berencana menggelar tribut / penghargaan untuk para pemain yang meninggal dunia. Kabarnya, hanya ada 7 orang yang selamat dan 76 orang meninggal dunia termasuk skuat inti Chapecoense. Bahkan, sang kiper, Danilo yang sempat dikabarkan selamat, kemudian meninggal saat berada di rumah sakit. Ya, kecelakaan ini sangat parah karena pesawat jatuh dari ketinggian dan berubah menjadi puing-puing.

Kabar menyedihkan ini juga dirasakan oleh Marlon Da Silva De Moura yang merupakan pemain asing yang membela Mitra Kukar saat ini. Hal ini dirasakannya bukan karena ia adalah pemain sepak bola dan ini adalah tragedi memilukan di dunia sepak bola melainkan karena 3 sahabat dekatnya adalah pemain Chapecoense yang menjadi korban kecelakaan tersebut dan dipastikan 3 sahabatnya meninggal dunia. Pastinya, ia begitu merasakan duka yang mendalam. Ini adalah ikatan sahabat dan darah yang tak bisa digambarkan.

3 sahabat Marlon yang juga pemain Chapecoense adalah Jasimar, Bruno Rangel dan Filipe Machado. Marlon juga sempat bercerita jika dirinya pernah bermain sepak bola mgmcash88 bersama 3 pemain tersebut. Namun, kenangan itu kini telah berubah menjadi tangisan yang tidak mudah untuk diungkapkan. Rasa sedih sekaligus pasrah tentu ia alami saat ini. Bagaimana tidak, 3 sahabat dekatnya secara sekaligus meninggalkannya. Namun, ia justru menjadikan hal tersebut sebagai motivasi.

Marlon Ingin Sumbangkan Gol ke Gawang Persija untuk Sahabatnya

Dari cerita yang disampaikan Marlon, diketahui jika ia pernah bermain bersama Filipe Machado dan Bruno Rangel saat mereka berada di dalam satu tim, Boavista. Kemudian, Marlon pernah berada dalam satu tim bersama Jasimar saat bersama-sama membela Internacional. Marlon mengatakan jika ia sangat kehilangan sekali. Menurutnya, 3 rekannya tersebut adalah orang yang baik dan ia sudah berteman lama dengan mereka semua. Ia juga mengatakan jika dirinya sangat sedih mendengar kabar naas ini.

Tapi, kesedihannya tidak lantas menjadikannya terpuruk dan terus berkabung. Striker Mitra Kukar asal Brasil tersebut menegaskan jika dirinya akan tetap tampil maksimal pada saat melawan Persija Jakarta, di ajang ISC A 2016 hari Jumat (2/12). Bahkan, ia sangat bersemangat untuk bisa mencetak gol yang ia persembahkan untuk ketiga mendiang rekannya tersebut. Ia juga berencana mengenakan baju dengan tulisan nama mereka. Ia hanya mampu memberikan gol untuk bisa mengenang mereka.

Marlon sendiri di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 sudah mengemas 14 gol. Dengan semangat dan kesedihan ini, tentunya gol yang ingin ia cetak memiliki arti yang lebih dalam sekaligus kenangan terhadap 3 sahabatnya akan kembali terbayang. Gol di laga ini juga tentunya tidak hanya berarti untuk dirinya saja melainkan juga untuk klub yang tentunya memiliki impian untuk bisa menjuarai ISC A ini. Inilah bentuk ikatan persahabatan dan profesionalisme yang tinggi.